Press "Enter" to skip to content

Jajaran SDM Polres Pasaman  mengadakan Binlat bagi pelajar dan generasi muda

Polres Pasaman, Sumatera Barat.

Jajaran SDM Polres Pasaman  mengadakan pembinaan dan latihan (Binlat) bagi pelajar dan generasi muda yang beminat menjadi anggota polri dalam membekali mereka menjelang pendaftaran pada tahun 2019.

bimbingan dan latihan diberikan kepada murid SMA / SMK sederajat yang akan mengikuti tes penerimaan calon anggota polri prinde 2019 dalam kegiatan  tersebut  yang menjadi Narasumber  dari SDM polda sumbar  AKP MUHARDI, S.I.K kasubbag diapers ro sdm polda sumbar, IPDA OKI MAHENDRA, S.PSi dari bag psikologi ro sdm polda sumbar, BRIPKA EDWARD MT, S.H dari biddokkes polda sumbar, BRIPTU BIMA ba bag dalpers ro sdm polda sumbar dan Jajaran SDM polres pasaman,

“Pembinaan dan latihan ini akan kita lakukan pada pertengahan November 2017 dengan jumlah peserta tidak dibatasi dengan memiliki nilai dan fisik yang bagus,” kata Kepala Bagian Sumber Daya Polres Pasaman, Kompol Maman Rosadi SH, Rabu (09/01 / 2019).

Di tempat terpisah Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin S.Ag mengatakan Saat ini Polres Pasaman  melalui Bhabinkamtibmas sedang melakukan pendataan generasi muda dan siswa kelas tiga SMA sederajat di wilayah kerjanya yang memiliki nilai yang tinggi, fisik yang bagus dan memiliki kemauan yang kuat untuk menjadi anggota polri.

Setelah itu, mereka akan dibina dan dilatih tentang materi yang akan diuji saat melaksanakan seleksi menjadi anggota Brigadir, Tantama dan Akademi Polisi (Akpol).
Pembinaan dan latihan yang dilakukan ini untuk menyiapkan mereka agar mampu bersaing saat penerimaan anggota polri, karena kuota untuk wilayah hukum Polres Pasaman  pada tahun 2019 akan dihitung sesuai dengan banyaknya peserta yang mendaftar nantinya .

Dengan pembinaan dan latihan ini, AKBP Hasanuddin S.Ag  berharap mereka bisa bersaing dengan peserta lain dan sehingga  kuota yang kita dapat akan tercapai nantinya.

Pada penerimaan anggota Brigadir, Tantama dan Akademi Polisi (Akpol) pada 2018, Polres Pasaman menerima pendaftaran sebanyak 130 orang. dan dari 130 orang itu, sebanyak enam orang yang lolos seleksi dan sedang mengikuti pendidikan.
Kapolres Pasaman  menambahkan penerimaan anggota polri dilakukan secara transparan dengan melibatkan seluruh instansi.
Apabila ada anggota polri yang bisa membantu untuk meloloskan, hal itu tidak benar dan ia mengimbau warga agar tidak percaya dengan imingan itu.
“Tidak ada anggota polri yang bisa membantu untuk meloloskan para peserta seleksi,” katanya.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *