Press "Enter" to skip to content

2 Ekor Sapi di Pasaman diduga terkena “PMK”

Mengantisipasi merebak dan menularnya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya di Kabupaten Pasaman, berbagai cara dan upaya terus dilakukan oleh jajaran kepolisian bekerjasama dengan UPT Puskeswan kecamatan maupun Dinas Pertanian Kabupaten.

Namun demikian, dari informasi yang beredar, diketahui bahwasanya 2 ekor sapi milik masyarakat Malampah Kecamatan Tigo Nagari diduga terkena “PMK”. Hal ini berdasarkan pengamatan secara kasat mata dimana terdapat tanda-tanda berupa air liur meleleh, gigi dan gusi melepuh seperti sariawan, pada kaki dan sela jari pecah dan bengkak, sapi tidak bersemangat dan selera makan hewan ternakpun menurun, ujar Kapolsek Tigo Nagari Iptu Syafrizal, SH didampingi Panit Intelkam Aiptu Efrizal.

Sewaktu di cek ke lokasi, petugas Polsek Tigo Nagari bersama petugas Puskeswan Kecamagan Tigo Nagari menemukan 2 ekor sapi yang terdapat tanda-tanda terkena PMK, ujar Kapolsek.

Selanjutnya petugas gabungan melakukan tindakan cek phisik hewan untuk memastikan kondisi dari hewan tereebut.

Untuk pemilik hewan ternak sementara waktu dihimbau untuk tidak mengeluarkan hewan ternaknya yang sakit dari dalam kandang, sembari menunggu tim dari Balai Veteriner Bukittinggi melakukan pengecekan dan pengambilan sampel yang rencana besok (24/05/2022) tutup Kapolsek.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *