Press "Enter" to skip to content

Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahta SE ” Bhayangkari Harus Peduli Terhadap Lingkungan Keluarga Dan Masyarakat,”

Polres Pasaman,Sumatera Barat.

Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahta SE didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Ny Rina Hendri Yahya pada hari  Sabtu 23 November 2019 sekira  pukul 10.00 Wib,  bertempat di Rumah dinas Kapolres Pasaman  memberikan pengarahan kepada seluruh bhayangkari Polres dan Polsek sejajaran Polres Pasaman.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Arisan Bulanan Bhayangkari yang ruti dilaksanakan setiap bulanya  dalam acara tersebut tersebut Turut Hadir Wakapolres Pasaman  Kompol Ahmad yani SH,Msi  didampingi Ibu Wakil ketua Bhayangkari,  Para ibu Kabag, Ibu Kasatfung dan Para Pengurus Serta Ibu-Ibu anggota bhayangkari se-cabang Pasaman

Pertemuan rutin bhayangkari se-cabang Pasaman ini dilaksanakan setiap sebulan sekali dengan tujuan untuk memperat jalin silaturahmi dan persaudaraan keluarga besar polres pasaman.

Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahta SE  dalam kata  sambutanya mengatakan bahwa bhayangkari adalah organisasi persatuan istri anggota Polri yang merupakan badan ekstra struktural Polri yang mempunyai ruang lingkup nasional. Untuk memaksimalkan kinerja suami mereka, anggota bhayangkari diharapkan memberikan dukungan penuh

Peduli terhadap lingkungan sekitar lakukan kerjasama berkomunikasi dan bergaul  dengan baik ditengah tengah masyarakat, saya sebagai pembina bhayangkari sangat mengharapkan  bhayangkari cabang pasaman tidak melakukan pelanggaran disiplin . Ibu-ibu harus bangga menjadi istri polisi dan bersyukur kepada tuhan sebagai umat yang beragama terhadap apa yang kita dapat.

Menyikapi situasi kondisi saat ini, dan sebagaimana arahan dari Bapak kapolri  Ada 7 poin yang tertuang dalam telegram tersebut terkait larangan pamer kemewahan bagi anggota Polri dan bhayangkari . Masing-masing adalah:

1. Tidak menunjukkan, memakai, memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari baik dalam             interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

2. Senantiasa menjaga diri, menempatkan diri pola hidup sederhana di lingkungan institusi Polri maupun                         kehidupan bermasyarakat.

3. Tidak mengunggah foto atau video pada medsos yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis karena dapat                   menimbulkan kecemburuan sosial.

4. Menyesuaikan norma hukum, kepatutan, kepantasan, dengan kondisi lingkungan tempat tinggal.

5. Menggunakan atribut Polri yang sesuai dengan pembagian untuk penyamarataan.

6. Pimpinan kasatwil, perwira dapat memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik, tidak memperlihatkan gaya         hidup yang hedonis terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.

7. Dikenakan sanksi yang tegas bagi anggota Polri  yang melanggar.

Dengan adanya arahan tersebut ibu ibu bhayangkari diharapkan mampu dan pro aktif dalam memberi  dorongan semangat kepada suaminya , karena letak kesuksesan suami sangat dipengaruhi oleh istri dan keluarganya, Saya berharap tolong keharmonisan keluarga ditingkatkan dan diperhatikan  kebutuhan anak , tingkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap tuhan YME .” Pungkas Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahta SE

Sementara ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Ny Rina Hendri Yahya berharap Bhayangkari agar selalu mensyukuri dengan apa yang diberikan oleh suami dan bhayangkari harus memberi contoh yang baik kepada lingkungan dan tempat tinggal, “berikan dukungan kepada suami dalam melaksanakan tugas negara dan berikan yang terbaik untuk keluarga serta jadilah bhayangkari yang bisa memberikan kebahagian di dalam keluarga” ujar Ny Rina Hendri Yahya

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.